bismillah

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Selasa, 30 Juli 2013

DIKTAT PELENGKAP INISIASI REIKI I

Oleh : Tjiptadinata Effendi Master Reiki
Sejarah Reiki
Kata Reiki berasal dari bahasa Jepang: Rei berarti alam semesta dan Ki (chi) berarti tenaga kehidupan. Teknik penyembuhan ini mulanya berasal dari Tibet kuno, kemudian beradab-adab hilang dari peradaban manusia. Ditemukan lagi di Jepang oleh Dr. Mikao Usui pada akhir abad 18. Salah seorang muridnya Chujiro Hayashi, yang kemudian mendirikan Klinik Reiki Sina No Machi di Tokyo, Jepang.
Salah seorang pasien Chujiro yang berhasil disembuhkan penyakitnya adalah nyonya Hawayo Takata, yang kemudian mengembangkan Reiki di Hawai dan mendirikan Klinik Reiki pada tahun 1937.
Dari Hawai, Reiki berkembang ke wilayah Amerika Serikat, Eropa, Australia, dan kemudian masuk ke Indonesia. Setelah mendengar mengenai perkembangan Reiki oleh murid-murid Usui, para Lama Tibet di pengasingan mulai mengajarkan sendiri teknik pengobatan tradisional mereka yang kini dikenal dengan Reiki Gtumo dan sering ditulis G’tumo atau Tummo yaitu reiki yang kita bahas disini.
REIKI, HEALING BY TOUCH
Ø Penyembuhan Reiki dapat dilakukan dengan atau tanpa sentuhan.
Ø Dengan mendayagunakan energy alam semesta.
Ø Bukan agama dan bukan suau aliran kepercayaan.
Ø Mudah dipelajari serta tidak membutuhkan pengetahuan khusus.
Ø Dapat digunakan untuk menyembuhkan diri sendiri atau orang lain.
Ø Tidak ada mantera tertentu.
Ø Jika ingin menggabungkan dengan do, diucapkan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Ø Dapat menyembuhkan secara fisik maupun spiritual.
ANTTUNEMENT (INISIASI)
‘Anttunement is to create a healer’. Inisiasi bertujuan untuk ‘menciptakan’ seorang penyembuh. Inisisai diberi satu persatu, dalam jarak dekat, oleh seorang Reiki Master terhadap murid.
Mengaktifkan secara khusus Cakra MAhkota dan Cakra Tangan serta jalur dari Cakra Mahkota ke kedua telapak tangan calon Praktisi Reiki, inisiasi bukan pengisian melainkan penyelarasan seluruh cakra agar energy alam semesta dapat disalurkan melalui kedua telapak tangan. Jalur Sushumna dibuka dan dibersihkan sehingga frekuensi dan kapasitas energy Calon Reiki meningkat. Tanpa melalui semua persyaratan ini, suatu Attunement tidak terpenuhi.
Tingkatan Reiki
Waskita Reiki membagi Reiki atas beberapa tingkatan yakni:
Reiki I
§  Penyembuhan diri sendiri
§  Penyembuhan orang lain
§  Peningkatan energi dan getaran 2-3 kali lipat.
§  Tahap awal pewaskitaan
Reiki II
§  Peningkatan 4-5 kali disbanding Reiki I
§  Penggunaan symbol
§  Penyembuhan jarak jauh
§  Penyembuhan masalah emosi, mental dan spiritual
§  Pemanfaatan tenaga Kundalini
Reiki III
§  Personal Mastery
§  Menyembuhkan dengan program
§  Membangkitkan kekuatan (power kundalini)
§  Memanfaatkan seluruh symbol-simbol, kecuali inisiasi
Reiki Master
§  Pemberian inisiasi dari orang lain
TATA CARA MELATIH DIRI
           Seorang yang sudah diinisiasi, praktis sudah menjadi seorang penyembuh. Untuk menjadi seorang penyembuh. Untuk menjadi seorang penyembuh yang handal, seorang Praktisi Reiki harus melatih diri untuk menyembuhkan diri sendiri atau orang lain yang bergabung dengan Praktisi Reiki yang lain dalam penyembuhan (group healing).
TATA CARA PENYEMBUHAN
§  Sebelum menyembuhan disarankan, terlebih dahulu meminta persetujuan pasien kecuali anak-anak dan orang sakit keras
§  Dapat berdoa sejenak
§  Aktifkan cakra mahkota dengan membayangkan bunga sedang mekar di atas kepala
§  Buka aura pasien dengan membuat gerakan membuka kedua belah tangan dengan tangan di atas tubuh pasien
§  Tempelkan tangan dengan lembut pada tubuh pasien, atau pada jarak 5 cm dari tubuh pasien
§  Ambil sikap duduk atau berdiri yang enak
§  Rileks, jangan tergesa-gesa
§  Jangan menyembuhkan bila dalam keadaan marah
§  Jangan mendiagnosa penyakit pasien tanpa diminta dan jangan berusaha menerangkan sesuatu yang tidak tau jawabanya
§  Berbicaralah sedikit mungkin
§  Lama penyembuhan 15 sampai 25 menit
§  Tutup aura pasien bila sudah selesai
POSISI TANGAN
§  Posisi tangan adalah santai dan fleksibel jangan tegang karena ketegangan menghambat aliran energi
§  Bila memindahkan tangan hendaknya satu-persatu agar aliran energi tidak terhenti
KEISTIMEWAAN PENYEMBUHAN REIKI
§  Tidak terkontaminasi penyakit pasien
§  Tidak mengakibatkan kelelahan atau kehabisan tenaga
§  Penyembuhan adalah sama dengan latihan yang dapat meningkatkan kapasitas energi sampai berlipat ganda
PENYEMBUHAN DIRI SENDIRI
(SELF HEALING)
§  Dapat diawali dengan berdoa
§  Aktifkan Cakra Mahkota sendiri dengan niat dan melakukan gerakan membuka pada ubun-ubun kepala menggunakan kedua belah tangan
§  Buka aura sendiri dengan melakukan gerakan membuka kedua belah tangan keseluruh tubuh atau pada bagian tubuh yang sakit
§  Niatkan penyembuhan terjadi
§  Tempelkan kedua belahtangan dengan lembut dan pasrah selama 3 menit setiap posisi, ketika memindahkan tangan keposisi berikutnya suapaya dilakukan satu persatu
§  Ketika energy bekerja seluruh tubuh, dapat dirasakan seperti hawa hangat, getaran, maupun tiupan angin lembut
§  Dapat dilakukan dengan posisi berdiri, duduk ataupun berbaring
§  Setelah selesai tutup aura dengan gerakan menyisir
§  Jangan menutup cakra mahkota
HEALING CRISIS
§  Dalam proses penyembuhan bisa terjadi tubuh merespon secara ekstrim seperti tergoyang, menangis, muntah atau buang-buang air
§  Hal ini adalahproses alami penyembuhan phisik dan psikis
MEDITASI REIKI MELALUI KEHENINGAN
(NO MIND REIKI MEDITATION)
Kita mengenal sebagai Metode Meditasi salah satunya adalah “no mind reiki meditation”, yaitu meditasi reiki melalui keheningan.   Bagi orang yang sudah berpengalaman dalam hal meditasi tentunya tidak memerlukan lagi suatu tuntunan.
Namun, mengingat bahwa tidak semua Praktisi Reiki termasuk dalam golongan tersebut, maka diktat yang sangat sederhana ini diharapkan dapat member gambaran secara umum, bagaimana ‘masuk’ kedalam suatu ‘meditasi’. Tuntunan yang akan diuraikan secara sederhana sehingga dapat dimengerti oleh semua Praktisi Reiki, maka seyogyanyalah kita memahami dan menghayati secara mantap, Karena perlu diingat seberapa besar manfaat dari suatu meditasi tidaklah tergantung dari berapa lamanya meditasi dilakukan, melainkan tergantus seberapa benarnya kita melakukannya.
Kata ‘no mind’ atau keheningan disini, hendaknya diartikan : “melepaskan diri dari semua beban pikiran”.
TUNTUNAN MEDITASI
Meditasi memerlukan ketenangan, namun ketenangan serta keheningan adalah sarana, bukan tujuan. Sarana untuk dapat menyadari serta memahami seluruh anugerah yang sudah kita peroleh dari kehidupan kita. Melalui meditasi ini, kesadaran serta daya intuitif kita dibangkitkan dan dipertajam. Kesadaran bahwa di dalam Roh, terkandung segalanya, karya, kerinduan, keharuman, cinta dan cita rasa, yang menumbuhkan kembangkan nilai-nilai luhur manusia, yang bersemayam dalam diri kita.
SIKAP MEDITASI
Duduklah dengan punggung lurus. Boleh dengan posisi duduk maupun bersila. Usahakan ditempat yang tidak terganggu dengan orang yang berlalu lalang. Dapat mempergunakan alat bantu music rohani yang lembut atau music khusus penuntun meditasi.  Lepaskan alas kaki, jauhkan benda-benda yang dapat menggangu kekhusuan meditasi dari tubuh kita. Tarik nafas, hembuskan juga rasa marah, sakit hati, serta seluruh emosi-emosi rendah kita. Jika ada rasa sakit pada bagian tubuh kita, punggung, pinggang dan lain=lainya, usahakan agar menahan nafas sejenak, rasakan energy memasuki kebagian yang terasa sakit. Ulangi dan ulangi…
Selanjutnya, hentikan pengucapan doa melalui mulut …. Biarkan hati dan pikiran kita yang mengulanginya… ulangi dan ulangi…. Dan sesaat tubuh kita serasa bergoyangdan mengambang.
Kita mulai memasuki keheningan untuk selanjutnya roh kita menyatu dengan kehadirat sang pencipta.
Kenapa harus meditasi?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar