bismillah

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Minggu, 12 Februari 2012

Bantu Aku dari Segenggam Kegelisahan Ini


Jauh di dalam lubuk hati ini
Derai hujan seperti mengiringi setiap kesunyian di dalam jiwaku
Menyambut bayang-bayang yang perlahan menghilang bersama sang waktu
Mungkin sudah tak perlu lagi airmata yang seakan berharap pelangi kan muncul di hadapanku
Karena justru aku disini sedang menanti sinar bintang yang mulai menghilang seiring musim hujan
Aku takan menanyakan lagi apa arti setiap mimpi-mimpiku
Biar hanya malam menyimpan setiap kenangan-kenangan yang sudah terlanjur terukir di kalbuku
Mungkin saat ini aku takan mampu lagi berharap
Aku takan mampu lagi membangun setiap harapan dengan sempurna
Karena kekuatan-kekuatanya yang perlakan memudar tak lagi menampakan keajaibanya
Aku takan mampu lagi
Aku takan bisa lagi
Apakah selama ini aku hanya berangan di pagi buta?
Hingga aku memasuki malam-malam ini tanpa sedikitpun cahaya di sekitarku?
Aku tak mampu melihat pesona mengelilingiku
Aku merasa berjalan hanya seorang diri
Entah jalan mana yang ku telah lewati
Entah angin apa yang telah membelaiku
Aku tak mampu merasakanya
Aku benar-benar hampa
Andai waktu akan selalu menuntunku tentang masa itu
Tapi tak mungkin
Karena
Cerita ini akan selalu berjalan
Semua seakan buta
Aku ingin sekali berteriak memecah kesunyianku
Membelenggu setiap amarah
Mewarnai setiap cerita
Menerangi setiap jiwa
Bantu aku aku


beranjak dari kegelisahan ini
Aku ingin sekali beranjak dari ruang yang telah menyesakan ku
Aku ingin sekali melihat indahnya dunia di sekelilingku
Aku ingin menemukan hal baru tanpa sesuatu yang kelabu. . . .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar