bismillah

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Tampilkan postingan dengan label Senandungku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Senandungku. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Agustus 2018

Wisnu dan Sri Bathara Kresna menurut Sunan Prawata (Ilmu Kang Kaesthi Jeng Sunan Prawata)

Semenjak sebulanan yang lalu sebetulnya sudah pengin nulis tentang apa yang muncul di otakku dan cukup meresahkan. Pertanyaan-pertanyaan yang mengganjal tentang spekulasi pemikiranku yang mungkin bagi sebagian orang lumayan aneh dan ektrim. Tapi aku yakin dari spekulasiku ini pasti ada jawabannya dan akhirnya aku menemukan spekulasiku tentang dunia pewayangan tadi malam. Sangat bersyukur sekali ternyata sedikit dari beberapa pertanyaan dan spekulasiku selama ini sudah terjawab dan ada dasar yang jelas. Malam tadi aku menghadiri acara hajatnya Mas Rency, Mas Rency ini sebetulnya adalah pangeran Paku Alaman tapi beliau itu biasanya marah kalau disinggung-singgung soal gelarnya heeee..... :D Mas Rency kebetulan weekend nanti akan sowan ke Makam Sunan Prawata, jadi sebelum ke sana Mas Rency mengadakan acara sholawatan dan membahas atau ngaji Serat Gubahan Sunan Prawata yang isinya menceritakan siapa dirinya

Selasa, 10 April 2018

Cinta dan Kesetiaan

Aku bertanya-tanya apa itu cinta?
Apakah cinta yang sesungguhnya hanya cukup mengagumi?
Hanya cukup untuk saling bersanding
Dan kemudian sewaktu-waktu bisa terjadi apa saja
Rasanya cinta akan sangat hambar
Tak ada tempat untuk berlabuh yang nyaman

Aku dengan usiaku yang hampir saja menginjak usia perakku
Masih mencari-cari apa itu arti cinta
Sampai aku belajar dari kehidupan
Bahkan tanpa mengucapkan kata cinta

Dalam kehidupanku aku menyajikan senyum
Menyuguhkan kepercayaan
Itu yang aku lakukan
Mungkin tak begitu cukup hanya itu

Sampai suatu ketika
Aku berkorban untuk melakukan sesuatu
Untuk orang disekitarku
Sesuatu yang sangat berharga
Melindungi mereka dengan upayaku
Sebisaku
Menjaga mereka

Suatu jiwa yang saling terkait
Pasti bisa merasakan kejadian sekitar
Dengan hatinya yang saling terkait

Cinta, Kesetian, Kepercayaan, Pengorbanan, dan Hati yang terpaut
💞💟💢💝💜💚💙💘💗💖💕💓
 Hablum Minannaas

Kamis, 22 Maret 2018

Awal Gemar Menonton Wayang

Wayang Gedog
Keluargaku tinggal di daerah Cilacap Barat, Cilacap perbatasan dengan Jawa Barat jadi jarang sekali ada pagelaran wayang kulit, berbeda dengan daerah Cilacap yang berbatasan dengan Kebumen yang biasanya banyak dalang dan juga banyak pagelaran wayang kulit. Bapakku adalah seorang yang suka sekali dengan Budaya Jawa beliau suka sekali tembang Jawa, pintar membuat sinom, pangkur, geguritan dan lain sebagainya dan bahkan faseh sekali kalau menulis aksara Jawa.
Suatu ketika saat aku duduk di bangku SD, bapak antusias sekali kalau ada acara wayang semalam suntuk di salah satu stasiun TV dan kemudian bercerita kepada kami. Dengan penuh semangat bapak mengajakku dan kembaranku untuk menonton juga. Tentu kita sangat senang, dan kebetulan acara wayang tersebut biasanya ada di malam Minggu. Kalau ada acara wayang kami langsung menggelar kasur di depan tv. Acara wayangnya memang tengah malam, yaitu mulai sekitar jam 22.00 malam, biasanya aku dan kembaranku tidur sebelum acara dimulai.

Acara wayang dimulai, kami pun dibangunkan oleh bapak. Untuk pertama kami tentu tak mengerti benar siapa tokoh-tokoh wayang yang sedang tampil dan apa alur ceritanya. Kami biasanya bertanya kepada bapak, mereka sedang berbicara mengenai apa, dalangnya siapa, dan kemudian sindennya pun kami bahas.

Tahukah tokoh wayang yang terngiang dalam benakku siapa saja?

Rabu, 14 Maret 2018

Yogyakarta I am Here.....


Wisuda bulan Agustus 2016 lalu yang bergelar S.Pd. di IKIP Siliwangi Bandung, aku memang langsung merencanakan untuk mengambil Pendidikan Profesi Guru (PPG) terlebih dahului dengan mengikuti program SM3T. Aku sengaja tidak mendaftar-daftar ke sekolah untuk mengajar karena alasan peraturan pemerintah tentang guru. Ini mungkin dilematika bagi guru di seluruh Indonesia, dan menjadi guru itu adalah momok yang sedikit menakutkan. Kalian tahu kenapa? karena gaji guru honorer tidaklah seberapa.. Emmm... but It is true. Dan menurut peraturan tentang guru yang terbaru, guru yang belum PLPG (istilah dulu) atau belum PPG (istilah sekarang) belum legal menjadi guru. PPG ini juga sebenarnya melindungi hak guru dalam hal honor. 

Bulan Juni 2016 sebetulnya ada pendaftaran SM3T, aku sempat mendaftar tapi karena kembaran lulus kemudian dia meminta untuk mendaftar SM3T tahun depan. Setengah tahun menganggur, bolak-balik Yogyakarta - Bandung - Cilacap dan travel ke beberapa tempat akhirnya aku memutuskan untuk mengajar les di Cilacap Kota. Baru empat bulan memberi les anak SD dan SMP akhirnya Ristek Dikti membuka program PPG Bersubsidi. Ada dua acam PPG Bersubsidi yang ditawarkan, yaitu PPG Prajabatan dan PPG Dalam Jabatan. PPG Prajabatan adalah program profesi untuk lulusan linier dengan profesi yang dibuka dengan usia dibawah 28 tahun dan belum menikah. PPG Dalam Jabatan (Daljab) adalah bagi guru yang aktif mengajar dan sudah mengantongi SK mengajar minimal dua tahun dan linier dengan program profesi yang dibuka.

Well...well... yang ditunggu-tunggu akhirnya .... Aku langsung daftar, dan langsung mendaftar di Yogyakarta. Kota yang

Jumat, 10 November 2017

Untold

Aku dilahirkan sebagai anak bungsu dari lima bersaudara. Bapak, Ibu dan ketiga kakakku, kami terpaut beda usia yang cukup jauh. Bayangkan saja waktu itu ibu mengandung aku usianya sudah hampir empat puluh tahun, selisih usiaku dengan para kakakku juga kisaran 10-17 tahun dan lagi kau tahu? usia ibu dan bapakku itu selisih sekitar 12 tahun lebih tua bapakku. Keluarga yang dingin karena kami punya kehidupan sendiri-sendiri. Ibuku hanyalah ibu rumah tangga yang seharusnya berada di rumah lebih lama, tapi setelah ku fikir-fikir ibuku itu juga ada beberapa kegiatan seperti aktifis ibu-ibu pkk karena tuntutan profesi bapak belum lagi arisan dan beberapa kesenangannya yang mungkin tak bisa kusebutkan. Aku tak terlalu ingat ketika aku masih kecil dan ibuku mempunyai banyak kegiatan, tapi aku sedikit ingat ketika dulu aku tak bisa jauh dari ibuku sekitar usia belum sekolah aku sering tidur siang dan terbangun selalu menangis karena hampir bisa dikatakan di rumah tak ada orang! Mba pertamaku dia pas SMA di Bandung dan setelah selesai SMA mbakku

Jumat, 04 April 2014

Poems

Here are my poems. . . I made it when I submitted my assignment for Exploring Poetry subject in my  4th  semester in STKIP SILIWANGI BANDUNG. These are acrostic poems. Acrostic poem is a word that has meaning which becomes one line.

My lecturer Mr Trisnendri Syahrizal order his student to make two poems, the theme of the first poem is about FRIEND and the second is free.

Allright i will present the first poem, exactly about friend. Even I made it for submit my assignment but it was poem for all of my beloved friend :*  check this out.....


FLOWER RISES IN OUR SMILE

RACING BECOMES BLUR IN OUR VISION

INCREDIBLE RELATIONSHIP MAKE US GREEN LIGHT

ENCOURAGE EACH OTHER LIKE FAMILY

NIMBUS IN OUR TINT EYES AS OUR STORY

DING DING... THATS OUR STORY THAT MAKE US FEEL AS IF WE BORN IN PURPLE


In the second poem, I made acrostic poem about love. I choose 'ZYGNEMA' word here, if you ask why? I will answer that zygnema is an cell of alga that save stars cell. And  its explain about my past love story which I always say that I am a sky that just save one star :) here is my last acrostic poem.

  
ZEALOUS BORN IN MY MIND QUICKLY, BUT

YELLOW BECOMES PERFECT IN AUTUMN

GAIN EVERY SOUL OF OUR PAST

NICE SMILE THAT I ALWAYS CATCH HAS VANISHED

ENAMORED OF YOUR WINKLE IS KILLING ME NOW

MISSING, I AM MISSING YOU

A DISTANCE THAT WILL MAKE ME SICK OF YOU



NOTE 
I don't know why I made the last line like that... Hopefully that I never become sick of you because we are now friend and family :) thank for all your kindness and our story may become the most colorful in our live. . . 

Aku pernah Menemukanmu MY BELOVED TOSCA


Dalam detik-detik sang waktu aku
Pernah menemukanmu
Aku telah mengembangkan senyumku

Dan menaruhnya satu-persatu dalam vas

Tapi bunga-bunga itu hampir saja hilang
Terbang bersama angin
Dan hampir saja aku membiarkan
Sang angin menghempas
Hampir saja aku kehilangan
Butir-butir pixy yang selalu mengembangkan senyumku

Aku juga mulai tak mendengar lagi
Nada detik-detik sang waktu
Aku selalu mencarinya dalam semua dimensi
10.12 a.m. the first time.... 
Aku mengingat itu dalam memoriku
Aku masih mengingatnya 10.12 a.m.

Tapi ruang telah memisahkan kita
Aku menapakan kakiku dalam setiap dimensi
Yang telah kita ada di dalamnya

Apakah aku telah kehilanganmu?
Pertanyaan itu selalu menghiasi anganku
Aku mulai tersadar saat langkah kita tak lagi sama..............

goodbye IFK
see you in another day someday

Sabtu, 18 Februari 2012

Gusts of Wind


Here I want to look at you
standing on the edge of yearning
hope you'll come to my side
but, time leaves no room for us
what should I do here
and now the shadow whispered about the past
about you and about me
about our stories
one of the most remote in the world
which you can not reach it anymore
no matter how great you are
whatever clever as you
no matter how hard you are

staring at the full silence of the night
I'm silent
I heard the swish of nature
re-coqnite with your soul
feel every gust of wind
feel the darkness of the night
and felt a flicker of stars that are far above the sky
feel the nature of each message about you and about me
I like to find you from every greeting
I like to look at your eyes
your heart window,
Something that I missed it ^_^

Minggu, 12 Februari 2012

Bantu Aku dari Segenggam Kegelisahan Ini


Jauh di dalam lubuk hati ini
Derai hujan seperti mengiringi setiap kesunyian di dalam jiwaku
Menyambut bayang-bayang yang perlahan menghilang bersama sang waktu
Mungkin sudah tak perlu lagi airmata yang seakan berharap pelangi kan muncul di hadapanku
Karena justru aku disini sedang menanti sinar bintang yang mulai menghilang seiring musim hujan
Aku takan menanyakan lagi apa arti setiap mimpi-mimpiku
Biar hanya malam menyimpan setiap kenangan-kenangan yang sudah terlanjur terukir di kalbuku
Mungkin saat ini aku takan mampu lagi berharap
Aku takan mampu lagi membangun setiap harapan dengan sempurna
Karena kekuatan-kekuatanya yang perlakan memudar tak lagi menampakan keajaibanya
Aku takan mampu lagi
Aku takan bisa lagi
Apakah selama ini aku hanya berangan di pagi buta?
Hingga aku memasuki malam-malam ini tanpa sedikitpun cahaya di sekitarku?
Aku tak mampu melihat pesona mengelilingiku
Aku merasa berjalan hanya seorang diri
Entah jalan mana yang ku telah lewati
Entah angin apa yang telah membelaiku
Aku tak mampu merasakanya
Aku benar-benar hampa
Andai waktu akan selalu menuntunku tentang masa itu
Tapi tak mungkin
Karena
Cerita ini akan selalu berjalan
Semua seakan buta
Aku ingin sekali berteriak memecah kesunyianku
Membelenggu setiap amarah
Mewarnai setiap cerita
Menerangi setiap jiwa
Bantu aku aku


beranjak dari kegelisahan ini
Aku ingin sekali beranjak dari ruang yang telah menyesakan ku
Aku ingin sekali melihat indahnya dunia di sekelilingku
Aku ingin menemukan hal baru tanpa sesuatu yang kelabu. . . .